

“Tiap keliling, banyak orang yang menjauh karena takut lihat wajah Abah…”
Begitu kata Abah Koko, penjual kerupuk yang kini hidup dengan luka menganga akibat kanker kulit. Bola mata kirinya sudah hilang, dan hampir separuh wajahnya hancur.

Meski menahan sakit dan tatapan orang, Abah tetap berjualan setiap hari. Jika tidak, anak-anaknya terancam tak bisa makan.

Sayangnya, kerupuk yang ia bawa jarang laku. Banyak orang memilih memberi uang tanpa mengambil dagangan, membuat hati Abah semakin sedih.
“Abah ingin dagangan laku, bukan sekadar dikasihani…” ucapnya lirih.

Padahal, Abah pernah dirujuk ke rumah sakit. Namun langkahnya terhenti karena tidak ada biaya. Sejak itu, luka di wajahnya hanya ia bilas dengan air seadanya.
Dalam sehari, Abah hanya mampu membawa pulang Rp20-25 ribu. Itu pun harus ia bagi dengan pemilik kerupuk.

Di balik rasa sakit yang tak pernah berhenti, Abah masih menggenggam harapan. Harapan untuk sembuh, agar bisa terus bekerja dan memberi nafkah dengan martabat.
Mari kita ulurkan tangan untuk Abah Koko. Dukunganmu bisa membantu biaya pengobatan dan kebutuhan sehari-harinya, agar Abah tetap bisa berjuang dengan layak tanpa harus menahan sakit sendirian.
Yuk, salurkan niat baikmu dengan cara :
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran GO-PAY, Jenius Pay, LinkAja, DANA, Mandiri Virtual Account, BCA Virtual Account, atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera.
Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu.
