
Di pelosok Indonesia, ternyata masih banyak masjid yang menjadi pusat ibadah dan pendidikan agama bagi masyarakat sekitar. Sayangnya, kondisi beberapa masjid ini sangat memprihatinkan. Seperti Masjid Nur Rahman di Desa Nanga Mbaling, Manggarai Timur dan masjid darurat di Desa Robek, Manggarai, NTT.

Masjid Nur Rahman yang dibangun sejak tahun 1980 dengan kayu dan bambu seadanya kini mulai rapuh. Kayu-kayunya sudah retak dan berlubang, membuat angin, debu, dan hujan dengan mudah masuk, mengganggu jamaah yang beribadah dan santri yang belajar mengaji. Di malam hari, suasana semakin gelap karena genset yang menjadi sumber penerangan sudah rusak.

Sementara itu, Masjid Darurat di Desa Robek telah runtuh 15 tahun lalu karena penopang bambunya tak lagi kuat. Sejak saat itu, masyarakat harus sholat di bawah atap terpal rapuh, berlantaikan pelepah kelapa, dan tanpa dinding yang melindungi mereka dari panas dan hujan. Mereka beribadah dalam kondisi seperti ini.
Namun, Masjid Nur Rahman dan Masjid di Desa Robek hanyalah dua dari banyak masjid lainnya yang mengalami nasib serupa. Banyak saudara kita di pedalaman yang mendambakan rumah ibadah yang layak, aman, dan nyaman.
Ramadan Saatnya Kita Bersama Membangun Rumah Allah!
Salah satu kebutuhan utama dalam pembangunan masjid adalah semen. Dengan bantuan semen, kita bisa memperkuat fondasi, membangun dinding, dan membuat masjid lebih kokoh serta nyaman bagi para jamaah.
Mari bersama-sama mewujudkan masjid yang layak untuk saudara kita di pedalaman! Dengan berdonasi untuk program bantuan semen, Anda turut serta dalam membangun tempat ibadah yang lebih baik.
Donasi sekarang dan bantu saudara kita mendapatkan masjid yang layak!
“Siapa yang membangun masjid karena Allah, maka Allah akan bangunkan baginya rumah di surga.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Klik link donasi di bawah ini dan jadilah bagian dari amal jariyah yang tak terputus!
Disclaimer:
Bila hasil donasi melebihi target, akan disalurkan kepada penerima manfaat lainnya dengan campaign serupa.
