

Di usia 95 tahun, Abah Oyot hidup sebatangkara di rumah reyot yang panas, pengap, dan penuh debu. Sejak istrinya wafat 7 tahun lalu, ia tak punya siapa-siapa. Setiap hari, tubuhnya yang renta masih harus dipaksa kuat, meski napasnya kini berat dan tersengal.

Abah Oyot mengandalkan hidup dari kerajinan gentong tanah liat. Satu gentong dijual dengan harga Rp 5.500, dan itu pun tak selalu ada yang membeli. Kadang, ia hanya mendapat Rp 30.000 dalam seminggu. Jika tak laku, Abah tak punya uang untuk produksi.

Abah tetap berusaha bertahan hidup, meski harus melawan lelah, sepi, dan keterbatasan. Rumah yang ia tinggali pun sudah tak layak. Atapnya bocor di sana-sini, hingga tiap kali hujan turun, air menetes ke dalam dan membuat rumah menjadi becek.
#kawanaksi, yuk hadirkan kehidupan yang lebih tenang dan layak untuk Abah Oyot.
Jika teman-teman ingin membantu silakan berdonasi dengan cara:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Transfer ke no. rekening yang tertera.
Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu
Disclaimer:
Penggalangan Dana ini merupakan bagian dari Program Kemanusiaan. Kelebihan donasi yang terhimpun di gunakan untuk membantu penggalangan donasi penerima manfaat lainnya.

![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik