Rasulullah SAW bersabda, “Agama itu adalah nasihat.” (HR. Muslim). Nasihat adalah bukti bahwa kita peduli dan tidak ingin sahabat kita terjerumus dalam kesalahan. Namun, cara penyampaian yang salah bisa membuat kebenaran ditolak dan ukhuwah (persaudaraan) terputus.
Bagi #KawanAksi, mari kita pelajari seni menegur tanpa harus melukai perasaan:
1. Nasihat di Kala Sepi (Empat Mata)
Ini adalah aturan emas dalam menasihati. Imam Syafi’i dalam syairnya pernah berkata:
“Berilah aku nasihat ketika aku sendirian, dan jauhilah menasihatiku di tengah keramaian. Karena menasihati di tengah khalayak adalah salah satu bentuk penghinaan yang tidak sudi aku dengarkan.”
Jangan pernah menegur kesalahan sahabat di depan orang lain, di grup WhatsApp, atau di kolom komentar media sosial. Temui ia secara pribadi atau kirim pesan privat (DM).
2. Gunakan “I-Message”, Bukan “You-Message”
Alih-alih langsung menunjuk kesalahannya dengan kata “Kamu salah,” cobalah gunakan sudut pandang perasaan Kamu.
-
Contoh Salah: “Kamu kok sombong banget sih sekarang?” (Ini menghakimi).
-
Contoh Benar: “Aku merasa agak sedih pas denger ucapanmu tadi, menurutku itu bisa bikin orang lain salah paham. Apa ada sesuatu yang lagi kamu alamin?” (Ini mengajak berdialog).
3. Dahului dengan Pujian (Metode Sandwich)
Mulailah dengan mengakui kebaikannya, sampaikan teguran di tengah, lalu tutup kembali dengan dukungan.
“Aku tahu kamu orang yang sangat peduli (Pujian). Tapi soal masalah tadi, sepertinya cara bicaramu agak terlalu keras (Teguran). Aku yakin kamu bisa menyampaikannya dengan lebih tenang karena kamu aslinya lembut (Dukungan).”
4. Jangan Mencari-Cari Kesalahan (Tajassus)
Tegurlah hanya apa yang tampak secara nyata. Islam melarang kita memata-matai atau mencari-cari aib yang sengaja disembunyikan oleh sahabat kita (QS. Al-Hujurat: 12). Fokuslah pada solusi, bukan pada “investigasi” dosa masa lalunya.
5. Doakan Sebelum Menegur
Hati manusia berada di tangan Allah. Sebelum lisan Kamu bicara, mintalah kepada Allah agar hati sahabat Kamu dilembutkan untuk menerima kebenaran. Nasihat yang keluar dari hati yang tulus akan sampai ke hati pula.
Indahnya Saling Mengingatkan dalam Kebaikan
Persahabatan yang sejati adalah yang saling menyelamatkan hingga ke surga. Salah satu wujud nyata rasa sayang kepada sahabat adalah dengan mengajaknya melakukan aksi sosial bersama.
Mari #KawanAksi, ajak sahabatmu untuk menebar manfaat dan sedekah bersama melalui Wujud Aksi Nyata: 👉 Aksi Kebaikan Bersama Sahabat – Wujud Aksi Nyata
Menegur untuk Merangkul, Bukan Memukul
Tujuan menegur adalah agar sahabat kita kembali ke jalan yang benar, bukan agar kita terlihat lebih suci darinya. Jadilah cermin yang jujur namun lembut bagi sahabatmu.