Setiap manusia pasti mengalami masa-masa sulit dalam hidupnya. Perasaan sedih, tertekan, bahkan cemas yang mengganggu pikiran dan hati. Rasulullah ﷺ sebagai manusia pilihan pun pernah menghadapi masa-masa berat. tersebutNamun, dalam setiap kesedihan itu, beliau mengajarkan kita untuk kembali kepada Allah ﷻ melalui doa.
Berikut ini adalah beberapa doa yang dibaca Rasulullah SAW saat menghadapi kesedihan dan tekanan, lengkap dengan maknanya:
1. Doa Menghilangkan Kesedihan dan Kegundahan
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ
Artinya:
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kegundahan dan kesedihan. Aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan. Aku berlindung kepada-Mu dari sifat pengecut dan kikir. Dan aku berlindung kepada-Mu dari lilitan utang dan tekanan orang-orang.”
(HR. Bukhari no. 2893)
2. Doa Saat Dilanda Kesedihan Mendalam
اللَّهُمَّ رَحْمَتَكَ أَرْجُو، فَلَا تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ، وَأَصْلِحْ لِي شَأْنِي كُلَّهُ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ
Artinya:
“Ya Allah, hanya rahmat-Mu yang aku harapkan. Maka jangan Engkau serahkan urusanku kepada diriku sendiri walaupun sekejap mata, dan perbaikilah segala urusanku. Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau.”
(HR. Abu Dawud no. 5090)
3. Doa Ketika Merasa Terlalu Berat Menanggung Beban
حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
Artinya:
“Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Dia sebaik-baik Pelindung.”
(QS. Ali ‘Imran: 173)
Ini adalah doa yang sangat sering dilafalkan Rasulullah dan para sahabat ketika dihadapkan dengan ujian berat, termasuk saat perang atau dalam tekanan dari musuh.
4. Doa Nabi Yunus saat dalam Perut Ikan
Meski bukan doa Rasulullah SAW, beliau sering menganjurkan membaca doa Nabi Yunus sebagai bentuk istighfar dan permohonan saat merasa sangat tertekan.
لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ
Artinya:
“Tidak ada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim.”
(QS. Al-Anbiya: 87)
Rasulullah SAW bersabda:
“Tidaklah seorang Muslim tertimpa musibah lalu ia membaca doa ini, melainkan Allah akan mengabulkan doanya.”
(HR. Tirmidzi)
Rasulullah SAW mengajarkan bahwa dalam setiap kesedihan, ada harapan. Dalam setiap tekanan, ada kekuatan jika kita bersandar kepada Allah. Doa-doa ini adalah bentuk tawakal dan permohonan yang mampu menenangkan jiwa dan membuka jalan keluar.
Jika kamu sedang merasa sedih dan terbebani, bacalah doa-doa ini dengan penuh keyakinan dan hati yang khusyuk. InsyaAllah, ketenangan akan datang perlahan.