Malam Nuzulul Quran: Mengenang Turunnya Cahaya Kebenaran ke Muka Bumi

Tepat pada malam ke-17 Ramadan, Tanggal 6 Maret 2026 umat Muslim di seluruh dunia memperingati peristiwa Nuzulul Quran, yaitu momen pertama kalinya wahyu Allah SWT diturunkan kepada Baginda Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril di Gua Hira.

Peristiwa ini bukan sekadar peringatan sejarah, melainkan momentum bagi #KawanAksi untuk kembali mendekatkan diri kepada Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

1. Sejarah Singkat Nuzulul Quran

Wahyu pertama yang turun adalah Surah Al-Alaq ayat 1-5, yang dimulai dengan perintah “Iqra” (Bacalah). Peristiwa ini menandai pengangkatan Muhammad SAW sebagai Rasulullah dan menjadi titik balik peradaban manusia dari zaman kegelapan menuju cahaya kebenaran.

2. Mengapa Diperingati Tanggal 17 Ramadan?

Penetapan ini merujuk pada tafsir Surah Al-Anfal ayat 41 mengenai hari Al-Furqan (pembeda), yang oleh banyak ulama—termasuk dalam sejarah Islam di Indonesia—diyakini jatuh pada tanggal 17 Ramadan. Momen ini juga berdekatan dengan peristiwa Perang Badar, yang merupakan kemenangan besar bagi umat Islam.

3. Amalan di Malam Nuzulul Quran

Malam ini adalah waktu yang sangat baik untuk:

  • Mengkhatamkan Al-Qur’an: Atau setidaknya memperbanyak tadarus.

  • I’tikaf dan Shalat Malam: Memohon petunjuk agar kita senantiasa dalam bimbingan Al-Qur’an.

  • Bersedekah: Sebagai wujud syukur atas nikmat iman dan Islam yang kita terima melalui Al-Qur’an.

Sempurnakan Malam Nuzulul Quran dengan Berbagi

Al-Qur’an mengajarkan kita untuk peduli kepada sesama, terutama kepada mereka yang yatim dan dhuafa. Mari jadikan keberkahan malam ini sebagai pemacu semangat kita untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan.

Salurkan sedekah terbaik Kamu untuk mendukung program dakwah dan bantuan pangan di Wujud Aksi Nyata: 👉 Sedekah Nuzulul Quran – Wujud Aksi Nyata