Desa Hoelea, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur — Pada 6 Desember 2025, tim relawan kembali bergerak menuju wilayah pelosok yang selama ini mengalami krisis air bersih. Desa Hoelea adalah satu dari banyak desa yang harus bergantung pada air hujan dan sumber jauh yang seringkali kering saat musim panas. Kondisi ini membuat warga kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, mulai dari air minum, memasak, hingga beribadah.
Perjalanan Panjang Membawa Harapan
Program penyaluran dimulai dengan pembelian 2 tandon air berkapasitas 1.200 liter serta pengadaan 2 mobil tangki air bersih berkapasitas 5.000 liter. Seluruh perlengkapan kemudian dibawa menuju Desa Hoelea, dengan medan perjalanan yang cukup berat.
![]()
Sesampainya di lokasi, pemandangan penuh haru menyambut kedatangan relawan. Warga telah berkumpul sambil membawa jerigen, ember, dan wadah seadanya. Anak-anak yang biasanya harus berjalan jauh untuk mencari air, tampak sangat bersemangat. Ibu-ibu tersenyum lega, sementara para bapak saling membantu memastikan semua wadah terisi penuh.
Air bersih juga disalurkan ke masjid-masjid setempat agar warga bisa menggunakannya untuk keperluan wudhu. Ketika air dari mobil tangki mulai mengalir, wajah-wajah lega dan rasa syukur begitu terlihat. Setiap tetes air seolah menjadi penguat semangat bagi warga Hoelea yang sudah lama berjuang dalam keterbatasan.
Bentuk Bantuan yang Disalurkan
Melalui program ini, relawan menyalurkan:
-
2 Tandon air (1.200 L)
-
2 Tangki air bersih (5.000 L)
Bantuan ini disiapkan untuk memastikan warga dapat menyimpan dan memanfaatkan air bersih secara lebih optimal.
70 Warga Merasakan Manfaat Langsung
Sebanyak 70 penerima manfaat dari berbagai usia terlayani dalam penyaluran kali ini. Tidak hanya membantu kebutuhan harian, bantuan air bersih ini juga memberi ketenangan bagi warga, terutama dalam menjalankan ibadah dan aktivitas rumah tangga.