Perjuangan sesungguhnya di bulan Ramadan seringkali dimulai tepat setelah piring sahur dibersihkan. Rasa kantuk yang menyerang akibat perubahan pola tidur dan proses pencernaan seringkali membuat kita sulit berkonsentrasi. Namun, membiarkan diri tertidur kembali bisa memicu gangguan lambung dan membuat badan terasa “berat” saat bangun nanti.
Agar #KawanAksi bisa tetap produktif dan segar menghadapi aktivitas pagi, berikut adalah tips spesifik untuk menahan kantuk setelah sahur yang dirangkum dari berbagai pakar kesehatan.
1. Mandi atau Basuh Wajah dengan Air Dingin
Cara paling instan untuk “membangunkan” saraf adalah dengan paparan suhu dingin. Mengutip studi dari British Journal of Sports Medicine, paparan air dingin memicu pelepasan hormon adrenalin yang secara cepat meningkatkan detak jantung dan kewaspadaan. Jika mandi terasa terlalu berat di pagi buta, membasuh wajah, tangan, dan kaki dengan air dingin secara berulang dapat memberikan efek kejut positif bagi otak agar tidak kembali masuk ke fase tidur.
2. Hindari Karbohidrat Sederhana Berlebihan saat Sahur
Penyebab kantuk hebat sering kali berasal dari apa yang kita makan. Berdasarkan ulasan dari Harvard Health Publishing, mengonsumsi banyak gula atau karbohidrat olahan (seperti nasi putih berlebih atau roti putih) menyebabkan lonjakan gula darah yang diikuti penurunan drastis (sugar crash). Hal inilah yang memicu rasa kantuk luar biasa.
-
Tips: Ganti atau campur karbohidrat Kamu dengan serat seperti gandum, sayuran, atau buah-buahan agar energi dilepaskan secara perlahan dan stabil.
3. Lakukan Aktivitas Fisik Ringan (Stretching)
Jangan langsung duduk diam atau berbaring. Lakukan peregangan ringan selama 5–10 menit. Menurut Mayo Clinic, gerakan tubuh meningkatkan aliran oksigen ke otak dan seluruh jaringan. Kamu bisa mencoba berjalan kaki ringan ke masjid untuk Subuh berjamaah atau sekadar membereskan meja makan. Aktivitas fisik ini memberi sinyal pada tubuh bahwa waktu istirahat telah usai.
4. Paparan Cahaya Terang
Secara biologis, tubuh manusia diatur oleh ritme sirkadian yang merespons cahaya. Dalam literatur Sleep Foundation, cahaya terang mengirimkan sinyal ke otak untuk berhenti memproduksi melatonin (hormon tidur). Setelah Subuh, bukalah jendela atau nyalakan lampu yang cukup terang di ruangan Kamu untuk menekan rasa kantuk secara alami.
5. Mengisi Waktu dengan Target “One Day One Juz”
Menjaga pikiran tetap fokus adalah cara jitu mengalihkan kantuk. Gunakan waktu setelah sahur untuk tadarus Al-Qur’an. Mengacu pada panduan psikologi kognitif, aktivitas membaca dan melafalkan kata-kata menuntut kerja otak yang aktif, sehingga rasa kantuk akan teralihkan.
Sambil tadarus, #KawanAksi juga bisa menyisihkan waktu sejenak untuk membuka aplikasi kebaikan. Menanam benih pahala di waktu pagi yang berkah adalah bahan bakar semangat yang luar biasa. Bantu sedekah pangan untuk dhuafa melalui Wujud Aksi Nyata sebagai bentuk syukur atas nikmat sahur hari ini.
Klik untuk berbagi keberkahan pagi: 👉 Sedekah Pangan Pagi – Wujud Aksi Nyata
Konsistensi Adalah Kunci
Menahan kantuk setelah sahur memang butuh pembiasaan. Dengan melakukan tips di atas secara rutin, tubuh akan mulai beradaptasi dengan pola tidur yang baru, dan #KawanAksi akan merasakan hari-hari puasa yang jauh lebih bertenaga dan produktif.