Hewan Terbuat dari Apa? Ternyata Beda dengan Manusia

Kita sudah sering mendengar bahwa manusia diciptakan dari tanah, sebagaimana disebutkan dalam kisah penciptaan Nabi Adam AS. Namun bagaimana dengan hewan? Ternyata Al-Quran juga menjelaskan asal-usul penciptaan hewan secara spesifik — dan jawabannya cukup mengejutkan bagi banyak orang.

Jawabannya: Air

Allah SWT berfirman:

“Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki, sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS. An-Nur: 45)

Ayat ini menjelaskan secara langsung bahwa air adalah unsur asal dari penciptaan seluruh hewan, mencakup hewan melata seperti ular, hewan berkaki dua seperti burung, hingga hewan berkaki empat seperti kambing dan sapi.

Kenapa Air, Bukan Tanah seperti Manusia?

Para mufasir menjelaskan makna ayat ini dari dua sisi — tekstual dan ilmiah.

Menurut Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah, air adalah asal penciptaan makhluk-makhluk yang berjalan di muka bumi, baik manusia maupun hewan, dan Allah menciptakan sesuai kehendak-Nya tanpa ada yang bisa membatasi kekuasaan-Nya.

Sementara dari sisi kandungan biologis, sebagian besar unsur yang menyusun tubuh hewan memang adalah air. Air ditengarai sangat dekat dengan makhluk hidup, karena berkaitan langsung dengan sperma dan cairan reproduksi yang menjadi awal kehidupan hampir semua makhluk hidup. Hewan tidak dapat bertahan hidup tanpa air — bahkan tubuh mereka sebagian besar tersusun dari unsur air itu sendiri.

Perbedaan dengan Penciptaan Manusia

Manusia, secara khusus melalui kisah Nabi Adam AS, diciptakan dari unsur tanah. Allah SWT berfirman:

“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk.” (QS. Al-Hijr: 26)

Meski keduanya berbeda unsur pembentuk awal, sebagian ulama menjelaskan bahwa keduanya tetap berkaitan — karena tanah sendiri tidak lepas dari kandungan air di dalamnya. Air adalah unsur kehidupan yang mendasari hampir seluruh proses penciptaan makhluk hidup di bumi, baik secara langsung (seperti hewan) maupun tidak langsung (seperti manusia yang diciptakan dari tanah yang mengandung air).

Mana yang Lebih Dulu Diciptakan, Hewan atau Manusia?

Berdasarkan penjelasan Al-Quran, hewan diciptakan lebih dahulu sebagai pelengkap kehidupan di muka bumi, sebelum akhirnya Allah SWT menciptakan Nabi Adam AS sebagai manusia pertama. Ini juga sejalan dengan urutan penciptaan alam semesta yang disebutkan dalam beberapa ayat — mulai dari langit dan bumi, gunung-gunung, hingga akhirnya makhluk hidup termasuk hewan dan manusia.

Hikmah dari Perbedaan Asal Penciptaan Ini

Meski sama-sama makhluk ciptaan Allah SWT, perbedaan unsur penciptaan ini menjadi salah satu bukti kekuasaan Allah yang tidak terbatas — Dia mampu menciptakan berbagai jenis makhluk dengan cara dan unsur yang berbeda-beda sesuai kehendak-Nya, sebagaimana ditegaskan di akhir QS. An-Nur ayat 45: “Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

Ini juga menjadi pengingat bahwa manusia memiliki keistimewaan tersendiri dibanding hewan — bukan karena unsur penciptaannya lebih mulia, melainkan karena Allah SWT memberikan akal, ruh, dan tanggung jawab (amanah) yang tidak diberikan kepada makhluk lain, termasuk hewan.


Baik manusia maupun hewan, keduanya adalah bukti nyata kekuasaan Allah SWT dalam menciptakan kehidupan dari unsur yang berbeda-beda. Air dan tanah, dua elemen dasar bumi, menjadi saksi bahwa setiap makhluk hidup — sekecil apapun — adalah hasil rancangan yang penuh perhitungan dari Sang Pencipta.